Arsip Bulanan: Februari 2012

Tumis Tongkol

Masakan yang satu ini memang sangat simpel tapi Nafisa dan abinya sangat suka. Resep ini cocok jika kita pengen masak yang gak ribet dan gak pake lama. Disimak ya ibu-ibu ^^


Bahan dan Bumbu:

1. Ikan tongkol 7 potong

2. Bawang merah 5 buah, iris

3. Bawang putih 1 buah, iris

4. Cabe merah

5. Tomat 2 buah, cincang kecil-kecil

6. Garam dan gula secukupnya

7. Daun Salam dan lengkuas, peprek lengkuasnya

*bumbunya sesuai selera aja yah*

Cara Membuat:

1. Goreng ikan tongkol, setengah matang juga boleh

2. Tumis bawang merah, bawang putih, dan cabe sampai harum

3. Lalu masukkan ikan, tomat, daun salam, lengkuas, gula, dan garam

4. Tambahkan air sesuai selera

5. Tunggu sampai kuah meresap ke dalam daging ikan lalu angkat

6. Siap disajikan

*gak perlu pake vetsin ya, lebih sehat dan udah enak kok*

Senangnya Berkebun

Beberapa bulan setelah pindah ke kontrakan baru ini, saya mulai belajar berkebun karena di tempat tinggal sebelumnya tidak ada lahan untuk tanam-menanam. Ya, belajar, karena saya sama sekali belum pernah berkebun. Saya mulai saat musim hujan mulai tiba. Menanam tomat, cabai, rawit, lengkuas, jahe, kunyit, kemangi, pepaya, serai.

Senaaaaaang sekali rasanya mengamati biji-biji yang saya pendam dalam tanah itu akhirnya tumbuh keluar menjadi tunas kecil yang lama-kelamaan tumbuh besar. Setiap pagi sebelum memulai aktivitas atau ketika sedang suntuk dan lelah, saya pandangi tunas-tunas itu, sejuk, mencoba mentadaburi kekuasaan Allah. Mahabesar Allah yang telah menjadikan biji-biji ini tumbuh menjadi tunas, terus tumbuh, dan akhirnya memberi manfaat pada umat manusia.

Setiap ada yang muncul tunasnya dari dalam tanah, “Bi, cabenya udah mulai tumbuh, nih!” Saya sumringah. Hehe kampungan ya? Eh, bukan kampungan ini ceritanya. Wajar aja ya, karena saya mantan orang kota. Pedee… Betul! Saya orang kota jadi belum tau bagaimana rasa dan kesan berkebun sendiri ^ ^.

read more>>

Pelajaran dari Revolusi Timur Tengah

Ustadz Sufyan Basweidan, MA

(di ambil dari muslim.or.id)

Mukaddimah

Baru-baru ini kita menyaksikan serangkaian peristiwa di Tunisia, Mesir, Libya, Bahrain, Yaman, dan Suriah. Mulai dari kaburnya Presiden Ben Ali mencari perlindungan, diikuti jatuhnya Rezim Mubarak pasca unjuk rasa besar-besaran dan perang sengit antara Muammar Gaddafi melawan para demonstran. Dari Afrika, gelombang unjuk rasa berputar haluan menuju Bahrain, Yaman, dan Suriah. Wallahu a’lam, negara mana lagi selanjutnya yang mendapat giliran.

Korban jiwa berjatuhan. Puluhan di Tunisia, ratusan di Mesir & Yaman, dan ribuan di Libya dan Suriah. Adapun yang luka-luka, maka tak terkira jumlahnya. Pembunuhan, penjarahan, perusakan, dan pelanggaran kehormatan, nampaknya menjadi harga mati setiap revolusi.

Peristiwa ini mengingatkan penulis terhadap kerusuhan Mei 1998 yang melanda sejumlah kota di Indonesia. Di Jakarta, ribuan mahasiswa berunjuk rasa menuntut lengsernya Pak Harto yang telah berkuasa 32 tahun. Berbagai yel-yel diteriakkan oleh mereka. Mayoritas menuntut perbaikan ekonomi, sebagian menuntut kebebasan hak asasi, sebagian lagi sekedar mencari sensasi, namun sedikit sekali yang berjuang demi ridha ilahi.

Elang Mulya, Hafidin Royan, Heri Hartanto, dan Hendriawan Sie adalah empat mahasiswa Trisakti yang terbunuh tanggal 12 Mei 1998. Nama mereka lantas diabadikan sebagai ‘Pahlawan Reformasi’.

read more>>

8 Minggu Usia Kehamilan

Di Usia kehamilan saya yang sudah lewat 8 minggu ini, keluhan mual, muntah, pusing sudah banyak  berkurang. Wew, padahal waktu kehamilan pertama keluhan itu baru berkurang ketika masuk bulan keempat, Alhamdulillah.

Iya deh, kehamilan kedua ini agak sedikit berbeda daripada kehamilan yang pertama dulu. Gak terlalu payah badan ini. Tapi belum ke DSOG, karena kondisi kemaren-kemaren sangat tidak memungkinkan untuk antri-antri, lemes sekali rasanya, akhirnya kami hanya ke bidan minta obat untuk mengurangi keluhan-keluhan saya.

Tapi ada yang agak mengganjal di hati saya, ya InsyaAllah keganjalan ini bisa terjawab dengan USG saat visit ke dokter nanti. Semoga semua sehat-sehat saja. Amin.